Skip to main contentA. Definisi
Library merupakan pusat penyimpanan dan pengelolaan seluruh konten pembelajaran yang tersedia di platform. Library merupakan fitur dasar BAWANA yang tersedia untuk seluruh klien dalam skema subscription. Seluruh konten pembelajaran di BAWANA berasal dari Library dan digunakan ulang di berbagai konteks program.
B. Tujuan Library
Library di BAWANA bertujuan untuk:
- Menjadi repositori terpusat seluruh konten pembelajaran
- Memungkinkan penggunaan ulang konten tanpa duplikasi
- Mendukung berbagai strategi pembelajaran organisasi
- Menjadi fondasi bagi penyusunan Channel, Collection, dan Course
Library memastikan bahwa konten pembelajaran dikelola secara konsisten, terstruktur, dan mudah diakses oleh sistem.
C. Struktur Library
Library di BAWANA memiliki struktur berlapis untuk menjaga fleksibilitas dan keteraturan penggunaan konten.
1. Library
Library adalah tempat seluruh konten pembelajaran disimpan dan dikelola.
Fungsi Library:
- Menyimpan semua konten yang tersedia di BAWANA
- Menjadi sumber konten untuk seluruh program pembelajaran
- Menjadi titik awal sebelum konten digunakan di Channel, Collection, atau Course
Setiap konten dibuat satu kali di Library dan dapat digunakan di banyak konteks tanpa perlu dibuat ulang.
2. Channel
Channel digunakan untuk mengelompokkan konten berdasarkan tema atau topik tertentu.
Channel berfungsi sebagai:
- Etalase tematik konten
- Sarana eksplorasi mandiri bagi learner
- Media kurasi konten oleh tim L&D
Channel tidak memiliki aturan penyelesaian dan tidak mengatur urutan belajar.
3. Collection
Collection adalah kumpulan konten terkurasi yang disusun untuk tujuan tertentu.
Collection digunakan ketika:
- Konten ingin disajikan dalam satu konteks ringan
- Tidak diperlukan struktur pembelajaran yang kaku
- Fokus pada rekomendasi atau pengayaan
Collection dapat digunakan secara mandiri atau menjadi bagian dari program pembelajaran lain.
4. Course
Course adalah satuan pembelajaran terstruktur dengan tujuan dan alur yang jelas.
Course digunakan ketika pembelajaran:
- Memiliki urutan yang harus diikuti
- Membutuhkan aturan penyelesaian
- Melibatkan asesmen atau evaluasi
Course dapat ditugaskan kepada learner melalui Assignment.
5. Content Asset
Content Asset adalah unit terkecil dari konten pembelajaran di BAWANA.
Contoh Content Asset:
- Video
- Artikel
- File (PDF, PPT)
- Tautan eksternal
- Materi pembelajaran lainnya
Content Asset menjadi bahan dasar untuk membangun Channel, Collection, dan Course.
D. Penggunaan Library dalam Program Pembelajaran
Konten yang tersedia di Library dapat digunakan dalam berbagai konteks, antara lain:
- Assignment pembelajaran
- Event pembelajaran
- Modul ILDP
- Modul OJT
- Modul Coaching & Mentoring
Pendekatan ini memastikan bahwa satu konten dapat memberikan nilai di banyak program tanpa pengelolaan ulang.
E. Type Library BAWANA
Library di BAWANA mencakup:
- Library Internal, yang dikelola langsung oleh organisasi
- Library Eksternal (BAWANA sebagai Learning Hub), yang diintegrasikan dari platform pihak ketiga. Pendekatan ini memastikan BAWANA berfungsi sebagai satu pintu utama pembelajaran, tanpa memaksa organisasi memilih hanya satu sumber konten.
F. BAWANA Learning Hub (Library Eksternal)
Selain Library internal, BAWANA mendukung integrasi dengan Library eksternal yang dimiliki oleh organisasi. Library eksternal memungkinkan konten pembelajaran dari platform lain untuk diakses melalui BAWANA, tanpa mengharuskan learner berpindah platform.
1. Integrasi Library Eksternal
Integrasi Library eksternal bertujuan untuk:
- Menyatukan akses pembelajaran dalam satu platform
- Mengurangi kebutuhan pengguna untuk membuka banyak sistem
- Memaksimalkan pemanfaatan langganan konten pihak ketiga
- Menjaga pengalaman belajar yang konsisten bagi learner
Dengan pendekatan ini, BAWANA berperan sebagai learning hub, bukan sekadar repositori konten internal.
2. Contoh Library Eksternal
Beberapa contoh Library eksternal yang dapat diintegrasikan ke BAWANA:
- LinkedIn Learning
- Skillsoft Percipio
Jika sebuah organisasi telah memiliki langganan aktif pada platform tersebut, konten dapat ditampilkan dan diakses melalui BAWANA.
3. Cara Kerja Integrasi
Secara umum, integrasi Library eksternal di BAWANA bekerja sebagai berikut:
- Organisasi memiliki langganan resmi pada platform konten eksternal
- BAWANA diintegrasikan dengan platform tersebut melalui mekanisme integrasi yang tersedia
- Single Sign-On (SSO) diaktifkan untuk pengalaman login terpadu
- Konten dari Library eksternal muncul sebagai bagian dari Library di BAWANA
- Learner mengakses konten tanpa perlu login ulang ke platform eksternal
Dari sudut pandang learner, pembelajaran tetap dilakukan melalui BAWANA, meskipun sumber kontennya berasal dari sistem lain.
Integrasi Library eksternal di BAWANA tidak dapat:
- Mengubah atau mengedit konten milik platform eksternal
- Menggantikan pengelolaan lisensi pihak ketiga
- Mengatur proses produksi konten eksternal
- Menjamin ketersediaan konten di luar ketentuan penyedia konten
Library berfokus pada penyimpanan, kurasi, dan distribusi konten pembelajaran, bukan produksi atau pengelolaan aset digital.
4. Dampak bagi Pengguna
Dengan integrasi Library eksternal:
- Learner hanya perlu masuk ke satu platform, yaitu BAWANA
- Riwayat akses dan pengalaman belajar menjadi lebih terpusat
- Organisasi dapat menyusun strategi pembelajaran lintas sumber konten dengan lebih efektif