Skip to main content

A. Definisi

Event di BAWANA adalah fitur untuk mengelola pembelajaran yang memiliki waktu, peserta, dan konteks pelaksanaan yang jelas. Event dapat digunakan untuk kebutuhan seperti:
  • pelatihan kelas (online atau offline)
  • workshop atau webinar
  • sesi onboarding atau evaluasi atau briefing
  • sesi lainnya, seperti townhall, aktivitas olah raga, dan lain-lain
Event di BAWANA bukan sekadar agenda, tetapi bagian dari ekosistem pembelajaran yang dapat dikaitkan dengan Course, Journey, dan survey.

B. Jenis Event

1. Berdasarkan Pola Pembuatan

Saat membuat Event, Admin wajib memilih jenis Event:

a. Single Event

Digunakan untuk satu sesi pelatihan dengan satu waktu pelaksanaan. Contoh:
  • Workshop Service Excellence tanggal 30 September 2026
  • Webinar Risk Awareness yang terdiri dari hanya satu kali sesi

b. Multiple Event

Digunakan untuk membuat beberapa Event sekaligus dalam satu rangkaian, dengan konfigurasi yang konsisten. Contoh:
  • Pelatihan onboarding new hire batch mingguan
  • Kelas pelatihan yang diulang di beberapa tanggal selama 3 bulan
  • Event paralel untuk beberapa lokasi atau kelompok
Multiple Event memudahkan Admin mengelola Event berulang tanpa membuat satu per satu.

2. Berdasarkan Metode Pelaksanaan

a. Online Event

Event yang diselenggarakan secara daring (online). Ciri utama:
  • Menggunakan video conference link (Zoom, Google Meet, dan sejenisnya)
  • Dapat dilengkapi dengan attachment pendukung
  • Kehadiran dilakukan melalui tombol Attend

b. Offline Event

Event yang diselenggarakan secara tatap muka (offline). Ciri utama:
  • Diselenggrakan di lokasi fisik
  • Sistem menghasilkan barcode untuk kehadiran
  • Learner melakukan Check-in melalui scan barcode

C. Partisipasi Event

Event di BAWANA mendukung beberapa skema untuk Learner dapat berpartisipasi, yaitu:
  • Public Event. Event dapat terlihat oleh audience tertentu.
  • By Invitation. Hanya audience yang diundang yang dapat mengikuti Event.
  • By Registration. Peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum mengikuti Event.
Admin dapat mengombinasikan skema ini sesuai kebutuhan organisasi.

D. Keterkaitan Event

Event dapat berdiri sendiri atau dikaitkan dengan komponen lain.

1. Course

Event dapat dihubungkan dengan satu Course. Contoh penggunaan:
  • Course sebagai materi sebelum Event
  • Course sebagai tindak lanjut setelah Event
Dengan ini, Event menjadi bagian dari alur pembelajaran (biasanya di dalam Journey), bukan aktivitas terpisah.

2. Pre-Test dan Post-Test

Admin dapat mengatur:
  • Pre-Test untuk mengukur pemahaman awal
  • Post-Test untuk mengukur hasil setelah Event

3. Survey

Event dapat dilengkapi dengan Survey untuk mengumpulkan feedback peserta. Survey digunakan untuk:
  • evaluasi kualitas Event
  • efektivitas trainer
  • relevansi materi

E. Pengaturan Event

Saat membuat atau mengubah Event, Admin mengatur beberapa kelompok informasi berikut:

1. Informasi Umum

  • Judul Event
  • Banner Event
  • Deskripsi Event
  • Doc Name dan Doc Name Checkout
  • State (Draft atau Published)

2. Waktu dan Kapasitas

  • Start Date dan End Date
  • Kuota peserta
  • Allow early attend (waktu check-in lebih awal)
  • Allow early publish (berapa hari sebelum Event ditampilkan)

3. Distribusi dan Audience

  • Invite Audience
  • Publish Audience
  • Allow Register

4. Konfigurasi Pembelajaran

  • Course terkait
  • Pre-Test dan Post-Test
  • Point
  • Certificate
  • Reminder Post Test
  • Feedback
  • Trainer Name

5. Tampilan dan Akses

  • Show in Calendar
  • Attachment
  • Video Conference Link
  • Venue (untuk Offline Event)

6. Perubahan Event

Admin dapat melakukan perubahan terhadap event yang sudah dibuat melalui halaman Edit Event. Perubahan yang dapat dilakukan meliputi:
  • Nama event
  • Deskripsi
  • Jadwal (Start Date & End Date)
  • Lokasi
  • Status event

7. Reschedule Event

Admin dapat memperbarui jadwal event dengan mengubah Start Date dan End Date. Saat admin menekan tombol Update:
  1. Sistem akan menampilkan confirmation pop-up
  2. Jika admin memilih Yes:
    • Sistem mengirim email update kepada peserta
    • Sistem melampirkan file ICS terbaru
    • Event pada kalender peserta akan diperbarui (tidak duplicate)
  3. Jika admin memilih No:
    • Tidak ada email yang dikirim
    • Perubahan tidak diproses
Behavior pada Calendar peserta Event:
  • Event akan otomatis berpindah ke jadwal terbaru
  • Tidak terjadi duplikasi event

8. Cancel Event

Admin dapat membatalkan event dengan mengubah status menjadi Cancelled. Saat admin menyimpan perubahan:
  1. Sistem akan menampilkan confirmation pop-up
  2. Jika admin memilih Yes:
    • Sistem mengirim email pembatalan kepada peserta
    • Sistem melampirkan file ICS dengan status CANCELLED
    • Event akan:
      • Dihapus dari kalender peserta, atau
      • Ditandai sebagai cancelled (tergantung aplikasi kalender)
  3. Jika admin memilih No:
    • Tidak ada email yang dikirim
    • Event tidak berubah
Catatan:
  • Event dengan status Cancelled tidak dapat diubah kembali

F. Alur Pengguna (Learner)

  1. Learner menerima notifikasi Event
  2. Learner melihat detail Event di Homepage atau di menu Event
  3. Jika diaktifkan, learner dapat melakukan registrasi
  4. Saat waktu Event:
    • Online: klik Attend dan masuk ke link (Zoom, Google Meet, dan sejenisnya)
    • Offline: scan barcode
  5. Learner menyelesaikan Event
  6. Learner mengerjakan Post-Test atau Survey jika tersedia

G. Notification & Calendar Integration

Sistem secara otomatis mengirimkan notifikasi email kepada peserta ketika terjadi perubahan pada event, dengan jenis notifikasi sebagai berikut:

1. Reschedule Event

  • Subject: Update Invitation: {event name}
  • Email berisi:
    • Informasi jadwal lama dan jadwal baru
  • Attachment:
    • File ICS terbaru

2. Cancelled Event

  • Subject: Cancelled Event: {event name}
  • Email berisi:
    • Informasi pembatalan event
    • Jadwal event sebelumnya
  • Attachment:
    • File ICS dengan status CANCELLED

H. Calendar Sync Behavior

Untuk memastikan sinkronisasi kalender berjalan dengan akurat:
  • Sistem menggunakan event_id sebagai UID
  • Setiap perubahan event akan:
    • Memperbarui event yang sudah ada di kalender pengguna
    • Tidak membuat event baru (no duplicate)
  • Setiap update akan meningkatkan versi event (sequence)
Hasilnya:
  • Kalender peserta selalu mengikuti jadwal terbaru
  • Tidak ada event ganda
  • Event yang dibatalkan akan otomatis hilang atau ditandai
Important Notes:
  • Email hanya dikirim jika admin memilih Yes pada confirmation pop-up
  • Tidak tersedia tombol manual untuk mengirim email
  • Perubahan event tidak memengaruhi event lain
  • Event yang sudah dibatalkan tidak dapat diaktifkan kembali

I. Monitoring dan Report

Admin dapat memantau:
  • Daftar peserta
  • Status kehadiran
  • Penyelesaian Event
  • Feedback peserta
Data Event digunakan sebagai bagian dari pelaporan pembelajaran organisasi.